Nama Kelompok : Anak Cyberbullying
Nama Ketua:Ahmad Jaelani (12172062)
Nama anggota :
1.Endah Sri Wahyuningsing (12171770)
2. Maria Adriana Dai Laba (12172501)
3. Suhardaniati. (12171214)
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA
2020
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
Hal
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT atas segala rahmat dan ridho-Nya atas terselesaikannya
makalah ini guna untuk memenuhi tugas mata kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan
Komunikasi.
Makalah ini membahas tentang “ Cyberbullying”. Makalah ini disusun berdasarkan
pengalaman dan ilmu yang didapatkan selama mengikuti kegiatan belajar dikampus
Universitas Bina Sarana Informatika berbasis E-Learning. Dengan terselesaikannya makalah
ini, penulis menyadari bahwa makalah ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa adanya
bantuan dari pihak terkait. Oleh karena itu pada kesempatan ini tidak lupa untuk
mengucapkan terimakasih kepada pihak yang sudah membantu.
Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang
membantu, meskipun dalam makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis
memerlukan kritik dan saran yang membantu dari pembaca.
Jakarta, 06 Juni 2020
Penulis
Hal
Lembar Judul........................................................i
Kata Pengantar..............................................ii
Daftar Isi..........................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang........................................
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Konsep Dasar..........................................
BAB III PEMBAHASAN/ANALISA KASUS
3.1 Motif cyberbullying................................
4.1 Penyebab cyberbullying.......................
5.1 Penanggulangannya..............................
BAB IV PENUTUP
6.1 Kritik dan saran......................................
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan berkembangan zaman, perkembangan teknologi pun semkin canggih.
Anak-anak dan remaja sekarang sudah mahir menggunakan teknologi dan mengakses
internet. Sosial media saat ini sedang digandrungi oleh remaja. Dengan aktif di sosial
media seorang anak bisa dinilai ‘gaul’ oleh anak lainnya. Emosi remaja masih tergolong
labil, sehingga kerap mengepreksikan diri dan tidak dapat mengontrol dirinya, sampai
bertindak bully terhadap temannya sendiri. Bullying merupakan tindakkan negatif yang
dilakukan oleh orang lain secara terus menerus atau berulang. Misalnya, menghina atau
mempermalukan teman sekolah melalui sosial media.
Di kalangan anak-anak atau remaja saat ini kerap terjadi cyber bullying. Mungkin
belum banyak orang mengetahui apa itu cyber bullying. Cyber bullying adalah segala
bentu kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka
melalui internet. Trend penggunaan media sosial sebagai media komunikasi menjadi
faktor tumbuh dan berkembangnya cyberbullying. Cyberbullying pada umumnya
dilakukan melalui media situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Yahoo
Messenger, dan Line. Cyber bullying yang sekarang dibahas yaitu terjadi dimana seorang
anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja
lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler. Cara pembuliannya pun
bermacam-macan, mulai dari pengacaman, menghina, menyebarkan isu-isu palsu, bahkan
asusila. Ada juga pelaku yang mencuri atau meng-hack password akun email atau situs
jejaring sosial milik korban, lalu mengupdate status dengan kata-kata atau gambargambar yang tak senonoh. Anak-anak atau remaja yang melakukan cyberbullying
terhadap temannya terkadang tidak memikirkan apa dampak buruknya.
Orang yang ia ejek tersebut bisa kecewa, sedih, hingga merasa tertekan, dan bisa
menarik diri dari lingkungannya karena tidak punya rasa percaya terhadap dirinya sendiri.
Hal ini sangat merugikan dan membuat orang lain mendapatkan efek negatif atas
perbuatan cyberbullying. Peran orangtua sangatlah penting untuk menjauhkan ank-anak
dari perbuatan bully, Bunda dan Ayah perlu mengontrol aktivitas cyber yang dilakukan
anak. Orangtua juga perlu mengerti tentang dunia cyber, seperti sosial media. Selain itu,
orangtua sangat perlu mengajak bicara anak tentang apa dampak negatifnya dari
perbuatan bully. Karena tak ada seorangpun yang rela dirinya menjadi korban bully yang
dilakukan teman-teman mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar